Monday, March 16, 2020

Morfem Infleksi dan Derivasi


Morfem Infleksi dan Derivasi
Kita dapat membuat perbedaan lebih lanjut tentang morfem terikat dalam bahasa Inggris. Salah satu jenis morfem terikat yakni morfem derivasi yang digunakan untuk membentuk kata-kata baru atau membuat kata-kata dari kelas tata bahasa yang berbeda dari akar katanya. (Yule, 2010:69).
Misalnya, penambahan morfem -ize, mengubah kata sifat normal menjadi kata kerja normalize. Demikian pula, kita dapat menurunkan kata sifat helpful dan helpless dengan menambahkan morfem -ful dan -less pada kata benda help.
Tipe kedua dari morfem terikat yaitu morfem infleksi yang digunakan untuk menunjukkan beberapa aspek fungsi gramatikal suatu kata. Morfem infleksi digunakan untuk menunjukkan apakah sebuah kata tunggal atau jamak, apakah itu lampau atau tidak, dan apakah itu bentuk komparatif atau posesif.
Sebenarnya, infleksi terdapat dalam banyak bahasa, tetapi dibandingkan dengan bahasa lain di dunia, infleksi dalam bahasa Inggris hanya sedikit. Saat ini hanya ada delapan morfem infleksi dalam bahasa Inggris.
ditunjukkan pada daftar di bawah ini:

Inflectional Morphemes are suffixes only (in English)
-s              3rd per. sg. Present
-ed            past
-ing           progressive
-en            past participle
-s/es         plural                       
-‘s             possessive               
-er            comparative
-est           superlative

Perbedaan antara Morfem Derivasional dan Infeksi
Ada beberapa perbedaan antara morfem infleksional dan derivasional.
Pertama, morfem infleksional tidak pernah mengubah kategori gramatikal (bagian dari ucapan) suatu kata. Sebagai contoh, tall dan taller semuanya adalah kata sifat. Morfem infleksional (penanda komparatif) hanya menghasilkan bentuk yang berbeda dari kata sifat tall.
Namun, morfem derivasi sering mengubah kelas kata. Sebagai contoh, kata kerja read menjadi kata benda reader ketika ditambahkan morfem derivasi -er. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa read adalah kata kerja, tetapi reader adalah kata benda. Namun demikian, terdapat beberapa morfem derivasi tidak mengubah kelas kata.
Sebagai contoh, awalan derivasional seperti re- dan un- dalam bahasa Inggris umumnya tidak mengubah kategori kata yang dilekatinya.
Jadi, baik kata happy maupun unhappy adalah kata sifat. Contoh lain, pada kata kerja, misalnya, akhiran derivasional -hood dan -dom, seperti kata neighborhood dan kingdoom, juga merupakan contoh morfem derivasi yang tidak mengubah kategori gramatikal dari kata yang mereka lekati.
Kedua, ketika sufiks derivasional dan sufiks infleksi ditambahkan pada kata yang sama, mereka selalu muncul dalam urutan relatif tertentu di dalam kata. Yaitu, sufiks infleksi mengikuti sufiks derivasional. Dengan demikian, derivasi (-er) ditambahkan pada kata read, maka infleksi (-s) ditambahkan untuk menghasilkan kata readers.
Demikian pula, dalam orgaize menjadi organizes. infleksi -s ditempatkan setelah akhiran -ize. Ketika akhiran infleksi ditambahkan pada kata kerja, seperti pada kata organizes, maka kita tidak dapat menambahkan akhiran derivasi lagi. Tidak boleh membentuk kata seperti organizesable, dengan infleksi -s sebelum derivasional -able karena morfem infleksi harus ditempatkan setelah morfem derivasional dan melekat pada kata dasar atau batang kata.
Untuk itu, Akmajian et al. (2010:46) menyatakan bahwa morfem derivasi menunjukkan lapisan kata "bagian dalam", sementara sufiks inflektif menandai lapisan kata "bagian luar".
Ketiga, perlu ditekankan bahwa beberapa morfem derivasi tertentu berfungsi untuk menciptakan bentuk dasar baru atau batang baru yang dapat kita tambahkan imbuhan derivasi atau infleksi lainnya. Sebagai contoh, imbuhan -atic untuk membentuk kata sifat dari kata benda, seperti dalam kata-kata seperti systematic dan problematic.
Selanjutnya, kita dapat menambahkan -al pada dua kata ini untuk membentuk systematical dan problematical. Demikian pula, akhiran derivasi -ize sering ditambahkan untuk membentuk kata kerja dari kata sifat, seperti dalam modernize, dan kita dapat menambahkan sufiks infleksi -s (modernizes) pada verba tersebut. Singkatnya, kita dapat menyatakan bahwa afiks derivasi tertentu menghasilkan anggota baru untuk kelas kata tertentu, tetapi afiks infleksi selalu ditambahkan ke anggota yang tersedia dari kelas kata tertentu.
Beberapa Pengecualian dalam Morfologi Bahasa Inggris
Seperti dalam banyak bahasa di dunia, bahasa Inggris juga memiliki beberapa penyimpangan atau pengecualian dalam morfologinya. Sejauh ini, kita hanya memiliki kata-kata bahasa Inggris yang dicontohkan di mana berbagai morfem infleksi dan derivasional dapat dengan mudah dikenali sebagai unit minimal yang berbeda dari makna atau fungsi tata bahasa.
Morfem jamak -s melekat pada kata boy, dan menjadi jamak yakni boys. Meskipun sebagian besar kata benda jamak dalam bahasa Inggris dengan menambahkan –s, beberapa kata benda membentuk bentuk jamak mereka secara tidak teratur. Contoh khas dari bentuk jamak yang tidak beraturan dalam bahasa Inggris adalah man-men, woman-women, foot-feet, mouse-mice, tooth-teethsheep-sheep, and deer-deer.
Ada juga pengecualian dalam bentuk kata kerja lampau dalam bahasa Inggris, misalnya began, broke, went dan ran. Untuk tujuan pedagogis, sebagian besar penulisan buku teks tata bahasa menyertakan daftar panjang pengecualian dalam morfologi bahasa Inggris ini.

No comments:

Post a Comment